READINGCHARLESDICKENS – “The Fault in Our Stars” adalah sebuah film yang diadaptasi dari novel laris karya John Green dengan judul yang sama. Dirilis pada tahun 2014 dan disutradarai oleh Josh Boone, film ini berkisah tentang dua remaja, Hazel Grace Lancaster dan Augustus Waters, yang berjuang dengan kanker namun menemukan cinta dalam keadaan yang paling tak terduga. Dengan pemeran utama Shailene Woodley sebagai Hazel dan Ansel Elgort sebagai Gus, film ini membawa penonton ke dalam kisah yang menyentuh tentang keberanian, kehilangan, dan perayaan hidup.

Sinopsis:
Hazel Grace Lancaster adalah seorang remaja yang cerdas dan tajam, tapi juga sarkastis, yang hidupnya dikendalikan oleh kanker tiroid yang telah menyebar ke paru-parunya. Dengan alat bantu oksigen yang selalu menemaninya, Hazel mencoba menjalani hidup normal. Pada sebuah pertemuan grup pendukung kanker, Hazel bertemu dengan Augustus “Gus” Waters, seorang mantan pemain basket yang kehilangan kaki karena kanker tetapi mempertahankan pandangan positif terhadap kehidupan. Mereka dengan cepat terhubung melalui humor dan kecintaan mereka terhadap literatur.

Narasi dan Tema:
Film ini menceritakan tentang perjalanan emosional kedua karakter ini karena mereka saling jatuh cinta dan bersama-sama menghadapi realitas yang menyakitkan dari kehidupan dengan kanker. “The Fault in Our Stars” mengeksplorasi tema cinta, kehidupan, kematian, dan makna sejati kebahagiaan. Ini adalah kisah yang memperlihatkan bahwa kekacauan dan keindahan bisa coexist, dan bahwa cinta bisa berkembang bahkan dalam bayang-bayang yang paling kelam.

Penerimaan dan Kritik:
Film ini mendapat pujian karena skenario yang ditulis dengan sensitif, penampilan yang kuat dari kedua pemeran utama, dan pendekatannya yang jujur terhadap kisah romantis dalam menghadapi penyakit terminal. Kekuatan emosional dari film ini menarik penonton dan membuatnya menjadi hit box office serta fenomena budaya.

Kesimpulan:
“The Fault in Our Stars” adalah film yang menggugah, yang tidak hanya menceritakan tentang cinta tapi juga tentang bagaimana kita menghadapi tantangan yang paling menakutkan dengan keberanian dan martabat. Ini mengajak penonton untuk melihat dunia melalui mata Hazel dan Gus, menemukan cahaya bahkan saat langit tampaknya paling gelap. Film ini mengingatkan kita bahwa, meskipun kita tidak bisa memilih cerita hidup kita, kita bisa memilih bagaimana kita akan menceritakannya kepada dunia.